Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 September 2013

Universitas Brawijaya Hongkong

Universitas Brawijaya buka kampus ketujuh di Hongkong
Universitas Brawijaya (UB) Malang membuka kampus ketujuh di Hongkong yang peruntukannya khusus bagi para Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di negara itu.

Rektor Universitas Brawijaya Prof Dr Yogi Sugito di Malang, Senin, mengatakan kampus ketujuh di Hong Kong tersebut bekerja sama dengan perguruan tinggi setempat, dimana para TKI bersangkutan bisa kuliah pada hari libur.

"Kami sudah menjalin kerja sama dengan Capstone Hong Kong Institute of Information Technology untuk mengakomodasi keinginan para TKI yang ingin melanjutkan pendidikan tingginya," kata Yogi, menambahkan.

Menurut Yigi, jumlah TKI di Hong Kong mencapai 165 ribu dan sebagian besar dari mereka ingin melanjutkan pendidikan lebih tinggi, apalagi mayoritas sudah menempuh pendidikan SMA, sehingga lebih mudah untuk mewujudkan keinginan mereka.

Ia mengakui pembukaan kampus UB di Hong Kong itu semata-mata sebagai kepedulian UB untuk mengakomodasi TKI yang ingin kuliah, sebab pada dasarnya mereka menjadi TKI juga untuk mencari modal biaya kuliah.

Yogi mengatakan, rata-rata mereka mengambil kuliah vokasi (keahlian), terutama program studi informatika. "Mereka minimal ingin memiliki sertifikat keahlian, sehingga ketika kembali tanah air bisa bekerja di bidang pekerjaan formal," ujarnya.

Menyinggung kurikulum yang diterapkan, Yogi mengatakan, tetap disesuaikan dengan kurikulum yang diberlakukan di UB, karena kelulusan mereka nanti juga sebagai alumni UB. Sedangkan teknis perkuliahan bisa menggunakan teleconference.

"Kita memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk perkuliahan mereka, apalagi rata-rata mereka juga sudah jago menggunakan berbagai peralatan canggih, sehingga tidak ada kesulitan," tegasnya.

Setelah membuka kampus ketujuh di Hong Kong dan khusus untuk TKI, UB juga berencana membuka kampus khusus untuk TKI di Taiwan. "Model pendidikannya nanti juga sama, ya seperti ekstensi, karena perkuliahannya hanya pada hari libur saja (paruh waktu)," kata Yogi, menjelaskan.

Kampus pertama (pusat) UB berada di Jalan Veteran Kota Malang, kampus II di Dieng Kota Malang, kampus III di Griyashanta (Kota Malang), Kampus IV di Kediri, Kampus V di Probolinggo, Kampus VI di Jakarta dan kampus VII di Hong Kong.

Source : ANTARA News

Rabu, 04 September 2013

BMI, Bekerja dan Berdakwah

Hongkong salah satu negeri yang dituju para Buruh Migran Indonesia (BMI) untuk mencari penghasilan hidup. Terlepas dari pro kontra keberadaan BMI di sana, fenomena keberadaan mereka membuat siapa saja menjadi tergerak hatinya.

Publik tidak bisa menutup mata akan keberadaan sebagian para BMI yang terjerumus arus liberalisme dan kapitalisme dalam kedok modernisasi kehidupan Hongkong. Kehidupan lesbianisme, terjeratnya lilitan utang yang makin tercekik, perdagangan seksualitas, dan sebagainya mewarnai kehidupan BMI. Semua itu dikarenakan akidah dan penerapan syariat Islam yang hilang dalam kehidupan mereka.

Namun publik juga harus membuka mata, karena ternyata masih banyak anggota BMI yang masih tetap berjuang dalam mempertahankan akidah mereka. Mereka tetap berusaha berdakwah menyebarkan Islam dengan berbagai cara, salah satunya dengan banyak didirikannya perkumpulan-perkumpulan Islam di sana.

Selain belajar membaca Alquran dan berbagi ilmu agama lewat ceramah, buku-buku perpustakaan, keterampilan komputer, dan sebagainya, kita bahkan juga bisa mendapati mereka tatkala meluangkan hari libur mereka di Cause Way Bay, Shatin, Sai Kung, Yuen Long, dan sebagainya.

Dalam berdakwah pun, mereka tidak peduli di manapun tempatnya. Bahkan di lorong sebuah jembatan pun dilakukanya. Karena mereka berpedoman, selaku Muslim, sudah merupakan kewajiban untuk berdakwah dan menyerukan dalam kebaikan kepada-Nya.

"Allah SWT berfirman, 'Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?" (QS Fushshilat: 33)

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS An-Nahl: 125)

Rasulullah SAW pun pernah bersabda, "Barangsiapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang melakukannya." (HR. Muslim No. 1893)

Dakwah memang indah, di manapun dan kapanpun tanpa mengenal jabatan atau profesi walaupun mereka adalah domestic helper, di hadapan Allah SWT manusia adalah sama. Namun yang membedakan hanyalah tingkat keimanannya. (Andrealica Nhordeeniz/Mar) ~ Sumber berita : LIPUTAN 6

Silahkan kunjungi, Official Facebook Page of NAQS DNA HK COMMUNITY.... DI SINI :  https://www.facebook.com/hongkongnaqs
KLIK "LIKE" ya.... Terima Kasih..

Minggu, 11 Agustus 2013

OPEN HOUSE IRSYAD HONGKONG STUDY

Di awal pagi Halal bihalal dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fiti 1434 H (2013) di Irsyad Hongkong Study juga bersama para sahabat NAQS DNA HONGKONG COMMUNITY, Causeway Bay, Hongkong.













Selasa, 06 Agustus 2013

BMI dalam Penyaksian Syahadat

Menyambut Cahaya Hidayah Allah Bersama NAQS DNA HK COMMUNITY

Bila Allah telah berkehendak terhadap hambanya untuk di berikan HIDAYAH untuknya, maka tak siapapun dapat menolak maupun memaksakan Kehendak-Nya. Bahwasanya Rahmat Allah itu akan hadir pada siapa saja yg kan menjadi Pilihan-Nya. Betapapun keadaanya seorang hamba itu Bila Allah telah menaruh Kasih padanya maka akan dengan mudahlah pintu hati itu kan dibukakan oleh-Nya dalam memilih jalan KEBENARANYA. SUB'HANALLAH WALHAMDULILLAH WALA ILLAH HA'ILALLAHU ALLAHU AKBAR, WALAQAULA WALA QUWATA ILLABILLAHIL'ALIYIL AZDIM.

Secuil Kisah dalam Rangkaian Gambar, yang bertempat di Irsyad Hong Study. AL IRSYAD HONGKONG STUDY, Flat E1,2/f lei shun court no 106 leighton Road, Causeway Bay. Hongkong.

Mas Irwan sedang berdialog dgn salah seorang BMI Hk yg berkehendak untuk Bersahadat dalam kesaksianya untuk masuk Islam dgn kesungguhan hatinya.
Sesi Tausyiah & Pencerahan Spiritual oleh Mas Irwan.



Menangis Dalam Keharuan.

Saat Bersyahadat.

 Acara dilanjut dengan Latihan Terapi Gelombang Cinta Kasih Ilahi 
(Energi Cahaya Mahabbatullah)
 Dilanjutkan dengan buka bersama.

 Bersama dalam Keindahan Cinta Kasih Ilahi.
INFO TRAINING & TERAPI GELOMBANG CINTA

Minggu, 04 Agustus 2013

Sholat Idul Fitri 2013 di Hongkong

Shalat Idul Fitri di Hong Kong akan dilaksanakan Jumát 9 Agustus 2013, meskipun lebarannya (1 Syawal 1434 H) sendiri kemungkinan besar jatuh pada dari Kamis 8 Agustus.

Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) memfasilitasi BMI Hong Kong untuk dapat melaksanakan sholat Idul Fitri di beberapa titik wilayah, di antaranya:
  1. Tuen Mun Park (KCR Tuen Mun exit A), Imam dan Khotib: Ustadz Bahrun Mubarok S. Ag.Msi, Koordinatoor Iin Bustanul Ulum: 51709814.
  2. Bawah Jembatan Mei Foo (KCR/MTR Exit D). Imam dan Khotib: Ustadz Ahmad Adnan, Lc. Bagi teman-teman di Daerah Kowloon, Tung Chung, Tsing Yi silakan merapat. Koordinatoor Hanifan: 97345215
  3. Taman Tai Wo hau exit B, Imam dan Khotib Ustadz H. Abdul Muhaemin Karim, M.A. Bagi teman-teman di Sheung wan, Tai Wo Hau, dan Kwai Fong silakan merapat. Koordinator Ruli: 94538266
  4. Victoria Park oleh KJRI Hong Kong.
Surat izin untuk majikan bisa diperoleh di KJRI, DDHK, Majelis Al-Karimah, MT Tsuen Wan, M3 Meifoo, dan MT Yuen Long.

Source  artikel : Rima Khumaira/ddhongkong.org
Source Image : Kompasiana

UB Buka Kelas Bagi TKI di Hong Kong

UB Buka Kelas Bagi TKI di Hong Kong
Jumat, 2 Agustus 2013 20:25 WIB
Share

SURYA Online, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) membuka kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Hongkong untuk kuliah di UB. TKI di Hongkong bisa kuliah dan mendapatan ijasah UB, setelah UB melakukan kerjasama dengan Capstone Hongkong Institute of Information Technology (CHIIT) awal Juli lalu.

Kepala Humas UB, Dra Susantinah Rahayu, mengatakan ini program baru UB untuk menjangkau warga negara Indonesia (WNI) yang ingin memajukan potensi dirinya setelah bekerja informal di Hongkong.

Diungkapkan perempuan yang biasa disapa Santi, CHIIT ini merupakan lembaga pendidikan swasta di Hongkong yang fokus pada pendidikan teknik informatika. CHIIT merupakan lembaga kursus (D1), yang ingin menaikan grade pengajarannya menjadi setingkat vokasi (D3). "Program studinya hanya satu, yaitu D3 Manajemen Informatika dan Teknik Komputer," sambung Santi.

UB, lanjut Santi, melihat potensi 150 ribu TKI yang berada di Hongkong untuk bisa mengenyam pendidikan tinggi. "Karena ini tahun pertama, kami coba buka kelas untuk 50 orang dulu. Dilihat perkembangan dan evaluasinya,” ujarnya.

Santi membeberkan, berdasarkan pantauan CHIIT, sebagian besar TKI yang bekerja di Hongkong adalah perempuan (TKW) dengan usia rata-rata 23 tahun dan hanya lulusan SMA. Para TKI ini, lanjutnya, bekerja 8-10 jam selama enam hari dalam seminggu, dengan kontrak rata-rata 2-3 tahun sebagai pembantu rumah tangga (PRT).

Jika para TKI ini kuliah, maka proses pendaftaran dan perkulihannya bisa ditempuh di CHIIT. Namun modul pengajaran tetap mengacu kurikulum UB. "Dan tiap akhir semester, dosen-dosen dari UB akan datang ke sana untuk memantau sekaligus memberi evaluasinya," urainya.

Santi menuturkan, sistem kuliahnya nanti bisa sistem kelas akhir pekan atau sistem kuliah terbuka, di mana para TKI ini diberikan modul untuk dipelajari sendiri. "Kira-kira seperti Universitas Terbuka (UT). Kalau ada yang ingin ditanyakan bisa lewat email atau chating, dengan pengajar atau dosen yang bersangkutan,” paparnya.

Rektor UB, Prof Dr Ir Yogi Sugito menambahkan UB membuka kelas TKI ini agar taraf masyarakat Indonesia bisa meningkat. Diharapkan setelah selesai kontrak kerjanya, para TKI ini memiliki ijasah D3 untuk bekerja di dalam negeri atau membuka usaha memanfaatkan jaringan online yang telah dikuasainya.

"Pendidikan di Hongkong ini menitikberatkan pada keahlian, bukan teori sehingga lebih aplikatif. Para TKI ini akan memiliki keahlian khusus di bidang informatika, setelah mengenyam pendidikan di sini,” imbuh Yogi.

Sumber http://surabaya.tribunnews.com/2013/08/02/ub-buka-kelas-bagi-tki-di-hong-kong


##‪#‎NB‬ maaf untuk sementar hanya ini informasi yang bisa admin berikan, admin tidak bisa menjawab pertanyaan apapun tentang berita ini.

 

Blogger news

Blogroll

About